Davao, Filipina — Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (FBIT), Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Nazwa Azahra, berpartisipasi sebagai presenter dalam The 4th International Joint Seminars on Education, Social Science, and Applied Science (IJESAS) yang diselenggarakan di Davao, Filipina. Dalam mempersiapkan presentasinya, Nazwa dibimbing oleh dosen Pendidikan Biologi UMPR, Muqor Rama Hasanah, M.Pd. dan Rahmatullah, M.Pd.

Dalam seminar internasional tersebut, Nazwa Azahra mempresentasikan topik berjudul “Digital Science for Biology Education: Connecting Cellular Responses to Peatland Environmental Changes for Sustainability Through a Multidisciplinary Approach.” Topik ini mengangkat pendekatan multidisipliner dalam pendidikan biologi dengan menghubungkan respons seluler terhadap perubahan lingkungan lahan gambut melalui pemanfaatan sains digital untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Presentasi tersebut menyoroti pentingnya mengintegrasikan konsep biologi pada tingkat seluler dengan dinamika perubahan lingkungan. Pendekatan ini membuka ruang bagi pengembangan pembelajaran biologi yang menghubungkan pemahaman ilmiah, pemanfaatan teknologi digital, dan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian ekosistem lahan gambut.
Ketua Program Studi S1 Pendidikan Biologi UMPR, Dr. Fathul Zannah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi Nazwa Azahra dalam forum akademik internasional tersebut.
“Keikutsertaan mahasiswa sebagai presenter dalam seminar internasional merupakan pengalaman akademik yang sangat berharga. Kami ingin mahasiswa Pendidikan Biologi UMPR tidak hanya menguasai konsep-konsep biologi, tetapi juga mampu mengomunikasikan gagasan ilmiah, memanfaatkan teknologi digital, dan mengaitkan ilmu pengetahuan dengan persoalan lingkungan yang nyata. Lahan gambut Kalimantan Tengah merupakan konteks yang sangat potensial untuk dikembangkan dalam pembelajaran dan penelitian biologi yang berorientasi pada keberlanjutan,” ungkap Dr. Fathul Zannah, M.Pd.
Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi akademik, berani berpartisipasi dalam forum ilmiah global, dan menghasilkan karya yang memberikan kontribusi bagi pendidikan serta pelestarian lingkungan.
Keikutsertaan Nazwa Azahra dalam seminar ini juga menjadi hasil dari proses pendampingan akademik yang melibatkan dosen pembimbing. Bimbingan dari Muqor Rama Hasanah, M.Pd. dan Rahmatullah, M.Pd. diharapkan dapat mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa dalam menyusun gagasan ilmiah, memperkuat pemahaman materi, dan menyampaikan presentasi di forum internasional.
Partisipasi ini sekaligus mencerminkan upaya Program Studi S1 Pendidikan Biologi FBIT UMPR dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta membangun budaya akademik yang mendorong inovasi dan kolaborasi.
Topik yang dipresentasikan memiliki relevansi dengan karakteristik lingkungan Kalimantan Tengah, khususnya ekosistem lahan gambut yang menyimpan kekayaan biodiversitas dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Pengangkatan konteks lahan gambut dalam pendidikan biologi sejalan dengan arah pengembangan program studi yang mengintegrasikan pendidikan biologi, keanekaragaman hayati, inovasi teknologi, dan keberlanjutan.
Program Studi S1 Pendidikan Biologi FBIT UMPR terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik melalui kegiatan penelitian, presentasi ilmiah, dan partisipasi dalam forum internasional. Upaya ini menjadi bagian dari pembentukan calon pendidik biologi yang profesional, inovatif, serta memiliki wawasan global dan kepedulian terhadap lingkungan.
Partisipasi Nazwa Azahra sebagai presenter dalam The 4th IJESAS di Davao, Filipina, diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani menyampaikan gagasan ilmiah di tingkat internasional sekaligus memperkuat kontribusi Pendidikan Biologi UMPR dalam pengembangan pendidikan sains yang relevan dengan tantangan keberlanjutan lingkungan.
